Cara Mengatasi Fungsi Rumus Microsoft Excel Tidak Otomatis

Posted by Nicki Hermanto Putro On Monday, 25 January 2016 0 komentar
Ketika saat dibutuhkan rumus Microsoft Excel, tiba-tiba tidak muncul secara otomatis saat melakukan penghitungan. Hal ini sebenarnya sepele, namun membuat puyeng juga kalo ga tau sebab masalahnya dan solusinya. Apalagi kalo datanya mencapai ribuan, bisa-bisa jari keriting ketik rumus satu-persatu atau disorot lagi rumusnya pas mau deadline lagi, alamaak.

Penyebabnya adalah fungsi otomatis formula tidak dijalankan, atau fungsinya tidak tercentang. Untuk mengeceknya, klik pada menu formula kemudian klik menu calculation option dan perhatikan fungsi otomatisnya, apabila tidak tercentang, akibatnya fungsi rumus pada Microsoft Excel tidak akan melakukan penjumlahan secara otomatis.

Demikian, semoga bermanfaat.
READ MORE

Pengertian Sistem Informasi

Posted by Nicki Hermanto Putro On Friday, 24 July 2015 0 komentar
Halo, sobat nickizoner. Pada kesempatan kali ini membahas tentang pengertian atau definisi dari Sistem Informasi dari banyak pakar dibidangnya.

Sistem
Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.

Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut.

Kata “sistem” banyak sekali digunakan dalam percakapan sehari-hari, dalam forum diskusi maupun dokumen ilmiah. Kata ini digunakan untuk banyak hal, dan pada banyak bidang pula, sehingga maknanya menjadi beragam. Dalam pengertian yang paling umum, sebuah sistem adalah sekumpulan benda yang memiliki hubungan di antara mereka.

Elemen Sistem
Ada beberapa elemen yang membentuk sebuah sistem, yaitu : tujuan, masukan, proses, keluaran, batas, mekanisme pengendalian dan umpan balik serta lingkungan. Berikut penjelasan mengenai elemen-elemen yang membentuk sebuah sistem :

1. Tujuan
Setiap sistem memiliki tujuan (Goal), entah hanya satu atau mungkin banyak. Tujuan inilah yang menjadi pemicu yang mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali. Tentu saja, tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda.

2. Masukan
Masukan (input) sistem adalah segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan yang diproses. Masukan dapat berupa hal-hal yang berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak tampak. Contoh masukan yang berwujud adalah bahan mentah, sedangkan contoh yang tidak berwujud adalah informasi (misalnya permintaan jasa pelanggan).

3. Proses
Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lebih bernilai, misalnya berupa informasi dan produk, tetapi juga bisa berupa hal-hal yang tidak berguna, misalnya saja sisa pembuangan atau limbah. Pada pabrik kimia, proses dapat berupa bahan mentah. Pada rumah sakit, proses dapat berupa aktivitas pembedahan pasien.

4. Keluaran
Keluaran (output) merupakan hasil dari pemrosesan. Pada sistem informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan laporan, dan sebagainya.

5. Batas
Yang disebut batas (boundary) sistem adalah pemisah antara sistem dan daerah di luar sistem (lingkungan). Batas sistem menentukan konfigurasi, ruang lingkup, atau kemampuan sistem. Sebagai contoh, tim sepakbola mempunyai aturan permainan dan keterbatasan kemampuan pemain. Pertumbuhan sebuah toko kelontong dipengaruhi oleh pembelian pelanggan, gerakan pesaing dan keterbatasan dana dari bank. Tentu saja batas sebuah sistem dapat dikurangi atau dimodifikasi sehingga akan mengubah perilaku sistem. Sebagai contoh, dengan menjual saham ke publik, sebuah perusahaan dapat mengurangi keterbasatan dana.

6. Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik
Mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan dengan menggunakan umpan balik (feedback), yang meringkas keluaran. Umpan balik ini digunakan untuk mengendalikan baik masukan maupun proses. Tujuannya adalah untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan.

7. Lingkungan
Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada di luar sistem. Lingkungan bisa berpengaruh terhadap operasi sistem dalam arti bisa merugikan atau menguntungkan sistem itu sendiri. Lingkungan yang merugikan tentu saja harus ditahan dan dikendalikan supaya tidak mengganggu kelangsungan operasi sistem, sedangkan yang menguntungkan tetap harus terus dijaga, karena akan memacu terhadap kelangsungan hidup sistem.

Jenis sistem
Ada berbagai tipe sistem berdasarkan kategori:
1. Atas dasar keterbukaan:
sistem terbuka, dimana pihak luar dapat mempengaruhinya.
sistem tertutup, kebalikan dari sistem terbuka.


2. Atas dasar komponen:
Sistem fisik, dengan komponen materi dan energi.
Sistem non-fisik atau konsep, berisikan ide-ide.

Informasi

Informasi adalah pesan (ucapan atau ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari order sekuens dari simbol, atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan. Informasi dapat direkam atau ditransmisikan. Hal ini dapat dicatat sebagai tanda-tanda, atau sebagai sinyal berdasarkan gelombang. Para konsep memiliki banyak arti lain dalam konteks yang berbeda. Informasi bisa di katakan sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi. Namun demikian, istilah ini memiliki banyak arti bergantung pada konteksnya, dan secara umum berhubungan erat dengan konsep seperti arti, pengetahuan, negentropy, persepsi, stimulus, komunikasi, kebenaran, representasi, dan rangsangan mental.
Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.Sumber dari informasi adalah data. Data merupakan bentuk jamak dari bentuk tunggal datum atau data item. Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata. (Jogiyanto,2005:11).

Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang berguna dan menjadi berarti bagi penerimanya. Kegunaan informasi adalah untuk mengurangi ketidakpastian di dalam proses pengambilan keputusan tentang suatu keadaan. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya untuk mendapatkan informasi tersebut. Kualitas informasi sangat dipengaruhi atau ditentukan oleh beberapa hal yaitu : Relevan (Relevancy), Akurat (Accurancy), Tepat waktu (Time liness), Ekonomis (Economy), Efisien (Efficiency), Ketersediaan (Availability), Dapat dipercaya (Reliability), Konsisten (Edhy Sutanta, 2009:8 )

Dalam beberapa hal pengetahuan tentang peristiwa-peristiwa tertentu atau situasi yang telah dikumpulkan atau diterima melalui proses komunikasi, pengumpulan intelejen, ataupun didapatkan dari berita juga dinamakan informasi. Informasi yang berupa koleksi data dan fakta seringkali dinamakan informasi statistik. Dalam bidang ilmu komputer, informasi adalah data yang disimpan, diproses, atau ditransmisikan. Penelitian ini memfokuskan pada definisi informasi sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi dan alirannya.
Informasi adalah data yang telah diberi makna melalui konteks. Sebagai contoh, dokumen berbentuk spreadsheet (semisal dari Microsoft Excel) seringkali digunakan untuk membuat informasi dari data yang ada di dalamnya. Laporan laba rugi dan neraca merupakan bentuk informasi, sementara angka-angka di dalamnya merupakan data yang telah diberi konteks sehingga menjadi punya makna dan manfaat.

Etimologi
Kata informasi berasal dari kata Perancis kuno informacion (tahun 1387) yang diambil dari bahasa Latin informationem yang berarti “garis besar, konsep, ide”. Informasi merupakan kata benda dari informare yang berarti aktivitas dalam “pengetahuan yang dikomunikasikan”.

Informasi merupakan fungsi penting untuk membantu mengurangi rasa cemas seseorang. Menurut Notoatmodjo (2008) bahwa semakin banyak informasi dapat memengaruhi atau menambah pengetahuan seseorang dan dengan pengetahuan menimbulkan kesadaran yang akhirnya seseorang akan berperilaku sesuai dengan pengetahuan yang dimilikinya.

Para Yunani kuno kata untuk form adalah μορφή (morphe; cf. morph) dan juga εἶδος (eidos) “ide, bentuk, set”, kata yang terakhir ini biasa digunakan dalam pengertian teknis filosofis oleh Plato (dan kemudian Aristoteles) untuk menunjukkan identitas yang ideal atau esensi dari sesuatu (lihat Teori bentuk). “Eidos” juga dapat dikaitkan dengan pikiran, proposisi atau bahkan konsep.

Istilah Informasi
Banyak orang menggunakan istilah “era informasi”, “masyarakat informasi,” dan teknologi informasi, dalam bidang ilmu informasi dan ilmu komputer yang sering disorot, namun kata “informasi” sering dipakai tanpa pertimbangan yang cermat mengenai berbagai arti yang dimilikinya.

Sebagai Masukan Sensorik
Seringkali informasi dipandang sebagai jenis input ke sebuah organisme atau sistem. Beberapa masukan penting untuk fungsi organisme (misalnya, makanan) atau sistem (energi) dengan sendirinya. Dalam bukunya Sensory Ecology, Dusenbery menyebutkan itu kausal input. Input lainnya (informasi) yang penting hanya karena mereka berhubungan dengan kausal input dan dapat digunakan untuk memprediksi terjadinya masukan kausal di lain waktu (atau mungkin tempat lain). Beberapa informasi adalah penting karena asosiasi dengan informasi lain harus ada koneksi ke kausal input. Dalam prakteknya, informasi biasanya dilakukan oleh rangsangan yang lemah yang harus dideteksi oleh sistem sensorik yang khusus dan diperkuat oleh input energi sebelum mereka dapat berfungsi untuk organisme atau sistem. Misalnya, cahaya sering merupakan masukan kausal ke tanaman, tetapi memberikan informasi kepada hewan. Berwarna terang tercermin dari bunga terlalu lemah untuk melakukan banyak pekerjaan fotosintesis, tetapi sistem visual dari lebah mendeteksi dan sistem saraf lebah menggunakan informasi untuk memandu lebah kepada bunga, di mana lebah untuk menemukan nectar atau pollen, yang merupakan masukan kausal, melayani fungsi nutrisi.

Sebagai Representasi dan Kompleksitas
Ilmu Kognitif dan terapkan matematika Ronaldo Vigo berpendapat bahwa informasi adalah sebuah konsep relatif yang melibatkan setidaknya dua entitas yang terkait dalam rangka masuk akal. Ini adalah: setiap kategori didefinisikan dimensi-objek S, dan setiap tindakan R. R, pada dasarnya, adalah representasi dari S, atau, dengan kata lain, membawa atau menyampaikan representasional (dan karenanya, konseptual) informasi tentang S. Vigo kemudian mendefinisikan jumlah informasi yang disampaikan R tentang S sebagai tingkat perubahan dalam kompleksitas dari S setiap kali objek dalam R dihapus dari S. bawah “informasi Vigo”, pola, invarian, kompleksitas, representasi, dan lima-informasi dasar ilmu universal yang bersatu di bawah kerangka matematis baru. Dengan kata lain, kerangka kerja ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan informasi Shannon-Weaver ketika mencoba untuk mengkarakterisasi dan mengukur subjektif informasi.

Sistem Informasi

Pengertian Sistem Informasi Menurut Para Ahli – Secara umum Sistem informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem di dalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi penting, memproses tipe transaksi rutin tertentu, memberi sinyal kepada manajemen dan yang lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan.

Definisi Sistem Informasi – Menurut Mc leod Sistem Informasi merupakan sistem yang mempunyai kemampuan untuk mengumpulkan informasi dari semua sumber dan menggunakan berbagai media untuk menampilkan informasi.

Menurut Gordon B. Davis (1991: 91), “Sistem informasi adalah suatu sistem yang menerima masukan data dan instruksi, mengolah data tersebut sesuai dengan instruksi dan mengeluarkan hasilnya.”
Menurut Lani Sidharta (1995: 11), “Sebuah sistem informasi adalah sistem buatan manusia yang berisi himpunan terintegrasi dari komponen – komponen manual dan komponen – komponen terkomputerisasi yang bertujuan untuk mengumpulkan data, memproses data, dan menghasilkan informasi untuk pemakai.”
Sistem informasi didefinisikan Robert A. Leitch dan K. Roscoe Davis dalam buku Jogiyanto HM., (1999: 11), “Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.”
Pengertian Sistem Informasi Menurut Para Ahli – Sistem informasi adalah sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, membantu dan mendukung kegiatan operasi, bersifat manajerial dari suatu organisasi dan membantu mempermudah penyediaan laporan yang diperlukan. (Erwan Arbie, 2000, 35).
Sistem informasi adalah data yang dikumpulkan, dikelompokkan dan diolah sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah satu kesatuan informasi yang saling terkait dan saling mendukung sehingga menjadi suatu informasi yang berharga bagi yang menerimanya. (Tafri D. Muhyuzir, 2001, 8).
Leitch Rosses (dalam Jogiyanto, 2005 : 11) mengemukakan sistem informasi adalah suatu sistem di dalam organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengelolah transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
Menurut O’Brien (2005, p.5),  sistem  informasi   adalah   suatu   kombinasi teratur apapun dari people (orang), hardware (perangkat keras), software (piranti lunak), computer networks and data communications (jaringan komunikasi), dan database (basis data) yang mengumpulkan, mengubah dan menyebarkan informasi di dalam suatu bentuk organisasi. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar tentang komponen sistem informasi.


Gambar   Komponen Sistem Informasi.

Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi organisasi yang bersifat manajerial dalam kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan – laporan yang diperlukan. (Tata Sutabri, S.Kom., MM, 2005:36)

Suatu sistem informasi pada dasarnya terbentuk melalui suatu kelompok kegiatan operasi yang tetap, yaitu:
- Mengumpulkan data
- Mengelompokkan data
- Menghitung
- Menganalisa
- Menyajikan laporan

Sasaran Sistem Informasi adalah:
Meningkatkan penyelesaian tugas.
Pemakai harus lebih produktif agar menghasilkan keluaran yang memiliki mutu yang tinggi.

Meningkatkan efektifitas secara keseluruhan.
Sistem harus mudah dan sering digunakan.

Meningkatkan efektifitas ekonomi.
Keuntungan yang diperoleh dari sistem harus lebih besar dari biaya yang dikeluarkan.

Sistem informasi dapat diartikan sebagai sebuah sistem yang terintegrasi secara optimal dan berbasis komputer yang dapat menghimpun dan menyajikan berbagai jenis data yang akurat untuk berbagai macam kebutuhan.

Dapat disimpulkan bahwa secara garis besar definisi Sistem Informasi adalah kumpulan dari sub sistem yang saling terintegrasi berupa komponen-komponen yang saling mendukung, yaitu: hardware, software, network, database, brainware guna mencapai suatu tujuan organisasi dalam mengambil keputusan dan menyajikan hasil pengolahan data seperti laporan-laporan yang diperlukan secara rutin dan berguna bagi organisasi, pemakai atau pihak luar.

Sistem informasi dikembangkan untuk tujuan yang berbeda-beda, tergantung pada kebutuhan bisnis organisasi.

Informasi Berbasis Komputer di organisasi, dapat dibagi menjadi beberapa bagian:

1. Sistem Otomatisasi Kantor (Office Automation Systems) dan Sistem Kerja Pengetahuan (Knowledge Work Systems) Kedua sistem ini bekerja pada level knowledge. Sistem Otomastisasi Kantor (Office Automation Systems) mendukung pekerja data, yang biasanya tidak menciptakan pengetahuan baru melainkan hanya menganalisis informasi sedemikian rupa untuk transformasikan data atau memanipulasikannya dengan cara-cara tertentu sebelum menyebarkannya secara keseluruhan dengan organisasi dan kadang-kadang di luar organisasi. Aspek-aspek Sistem Otomastisasi Kantor (Office Automation Systems) seperti word processing, spreadsheets, presentasi.

2. Sistem Informasi Manajemen (Management Information System) tidak menggantikan Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Systems), tetapi mendukung spektrum tugas-tugas organisasional yang lebih luas dari Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Systems) termasuk analisis keputusan dan pembuat keputusan. Sistem Informasi Manajemen (Management Information System) menghasilkan informasi yang digunakan untuk membuat keputusan, dan juga dapat membatu menyatukan beberapa fungsi informasi bisnis yang sudah terkomputerisasi (basis data).

3. Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support Systems) Sistem ini hampir sama dengan Sistem Informasi Manajemen (Management Information System) karena menggunakan basis data sebagai sumber data. Sistem ini bermula dari Sistem Informasi Manajemen (Management Information System) karena menekankan pada fungsi mendukung pembuat keputusan diseluruh tahap-tahapnya, meskipun keputusan aktual tetap wewenang eksklusif pembuat keputusan.

4. Sistem Informasi Manajemen (Management Information System). Sistem yang mendukung spektrum tugas-tugas organisasional yang lebih luas dari Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing Systems) termasuk analisis keputusan dan pembuat keputusan. Juga menghasilkan informasi yang digunakan untuk membuat keputusan, serta dapat membatu menyatukan beberapa fungsi informasi bisnis yang sudah terkomputerisasi (basis data).

5.Sistem Ahli (Expert System) dan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelegent) Kecerdasan buatan dimaksudkan untuk mengembangkan mesin-mesin yang berfungsi secara cerdas. Dua cara untuk melakukan riset kecerdasan buatan adalah memahami bahasa alamiahnya dan menganalisis kemampuannya untuk berfikir melalui problem sampai kesimpulan logiknya. Sistem ahli menggunakan pendekatan-pendekatan pemikiran kecerdasan buatan untuk menyelesaikan masalah serta memberikannya lewat pengguna bisnis. Sistem ahli yang disebut juga dengan sistem berbasis pengetahuan (knowledge based systems) secara efektif menangkap dan menggunakan pengetahuan seorang ahli untuk menyelesaikan masalah yang dialami dalam suatu organisasi. Berbeda dengan sistem pendukung keputusan (Decision Support Systems), sistem ini meninggalkan keputusan terakhir bagi pembuat keputusan sedangkan sistem ahli menyeleksi solusi terbaik terhadap suatu masalah khusus.

6. Sistem Pendukung Keputusan Kelompok (Group Decision Support Systems) dan Sistem Kerja Kolaborasi Dukungan Komputer (Computer-Support Collaborative Work Systems). Bila kelompok, perlu bekerja bersama-sama untuk membuat keputusan semi-terstruktur dan tak terstruktur, maka group Decision Support Systems (DSS) menjadi suatu solusinya.

7. Sistem Pendukung Eksekutif (Executive Support Systems). Sistem tergantung pada informasi yang dihasilkan oleh Sistem Pengolahan Transaksi. Sistem ini membantu para eksekutif mengatur interaksinya dengan lingkungan eksternal dengan menyediakan grafik-grafik dan pendukung komunikasi di tempat-tempat yang bisa diakses seperti kantor.

Sumber:
1. http://www.ilmumanajemen.com/index.php?option=com_content&view=article&id=55:psi&catid=39:msi&Itemid=57  diakses hari Kamis, 23 Juli 2015, 15:22 WIB.
2. https://juansyah.wordpress.com/2013/03/31/pengertian-sistem-informasi/ diakses hari Kamis, 23 Juli 2015, 15:25 WIB.
3. http://www.kompasiana.com/dimasosd/pengertian-si-sistem-informasi_55291077f17e6126268b48b6  diakses hari Kamis, 23 Juli 2015, 15:26 WIB.

READ MORE

Membasmi Virus Tanpa Anti Virus

Posted by Nicki Hermanto Putro On Tuesday, 11 November 2014 0 komentar
Membasmi Virus Menggunakan Command Windows

Saat komputer terkena virus, maka antivirus tentu menjadi solusi yang paling tepat untuk menghilangkannya. Namun, tahukah Anda bahwa virus komputer juga bisa dimusnahkan tanpa menggunakan antivirus?

Trik membersihkan virus tanpa antivirus ini bertujuan membasmi virus-virus baru dan virus lokal yang kebanyakan tidak dapat dideteksi oleh antivirus. Selain dapat mempersingkat waktu dalam men-scan virus, cara ini terbukti cukup ampuh bagi komputer yang sering terkena virus.

Salah satu cara membersihkan virus tanpa antivirus adalah dengan menggunakan Command Windows. Berikut adalah prosesnya.

1. Matikan virus di memori. Gunakan tools task manager, proses explore untuk menghentikan loading virus ke memori. Cari yang aktivitasnya memakan banyak memori dan resource CPU tinggi, kemudian [Kill Proses].

 2. Tahap kedua, non-aktifkan virus di startup. Ini dilakukan agar virus tidak terloading ke memori, sehingga kita perlu membuangnya di startup. Caranya, kita bisa menggunakan perintah MSCONFIG, klik menu [Start] > [Run] > ketik msconfig. Setelah itu akan tampil “System Configuration Utility”. Lalu pilihlah [Startup], jika bingung mana virus dan mana yang bukan, pilih [Disable All]. Lalu aktifkan kembali startup yang diinginkan (jika virus sudah bersih). Namun bila kita mengetahui file yang dianggap virus, sebaiknya membuang tanda check list pada kotak bagian kiri untuk file yang dicurigai sebagai virus. Cara ini akan menonaktifkan virus di startup. Jika msconfig diblok oleh virus, gunakan tools dari ansav (ansav.exe). Pilih plugin, kemudian di registry fx buka menu yang diblok (showrun menu).

Hapus file virus dari komputer. Carilah dengan menggunakan fasilitas “search” pada Windows. Klik menu [Start] > [Search], lalu carilah file .EXE virus (contohnya: happy.exe, data.exe, bulubebek.exe, dll.) yang sebelumnya loading di memori atau startup. File ini biasanya disimpan oleh pembuatnya di bagian folder Windows atau System32 dari Windows. Setelah ditemukan, delete atau hapus file tersebut. Jika ada file yang tidak bisa dihapus, cari file apa yang tidak bisa dihentikan, kemudian cari prosesnya menggunakan proses explorer dan kill prosesnya.

Hapus virus dari System Registry. Ini adalah tahap terakhir, kita perlu menggunakan perintah REGEDIT untuk mengubah dan men-delete virus dari registry kita. Pilihlah [Start] > [Run] > [Regedit], lalu di menu [Edit], pilihlah [Find] (tekan Ctrl + F). masukkan nama file virus yang ingin dihapus (contohnya: happy.exe, data.exe, bulubebek.exe, dll.), lalu pilih [Find Next]. Apabila ditemukan file virus, hapuslah semua registry yang memuat virus tersebut berikut foldernya (kalau ada). Jika menu regedit diblok juga oleh virus, gunakan lagi tools ansav yang di atas.

Kemudian lanjutkan dengan menekan tombol [F3] atau di menu pilih [Edit] terus [Find Next]. Biasanya file virus diletakkan di beberapa tempat registry, jangan sampai ada yang terlewatkan agar registry komputer terbebas dari loading virus tersebut. Sebab jika tidak, pekerjaan ini akan sia-sia.

Tidak sulit kan membasmi virus tanpa antivirus? Meskipun demikian, untuk mengatasi virus-virus macro (word, excel), virus yang merusak file (extension EXE), dan virus yang susah dibersihkan, perlu digabung dengan penggunaan antivirus yang bagus untuk memperbaiki file-file yang terinfeksi.

Selamat mencoba!

Sumber: http://www.ruangkata.com/Latest/membasmi-virus-menggunakan-command-windows.html
READ MORE

Cara Menghapus Data pada Gadget Android

Posted by Nicki Hermanto Putro On Friday, 1 August 2014 0 komentar
Jika Anda suatu saat sudah tidak memakai gadget android atau ingin menjualnya sebaiknya data-data Anda dibersihkan terlebih dahulu agar tidak disalahgunakan oleh yang tidak berkepentingan apalagi jika ada data-data rahasia Anda atau pekerjaan Anda. Sebelumnya pastikan Anda sudah melakukan backup data penting pada gadget android tersebut ke gadget lain. Agar lebih aman dan memberi rasa ketenangan, berikut langkah-langkah yang dapat Anda lakukan guna mengamankan data pribadi Anda di perangkat Android:

Langkah pertama: Enkripsi

Anda disarankan untuk mengenkripsi perangkat sebelum melakukan wipe (hapus data). Proses enkripsi akan mengacak data pada perangkat Anda dan diperlukan langkah khusus untuk menguraikan enkripsi yang telah Anda terapkan.

Untuk melakukan langkah enkripsi di perangkat Android, Anda bisa lakukan dengan masuk ke menu Setting > Security > dan pilih Encrypt Phone.

Langkah kedua: Melakukan factory reset (reset pabrik)

Hal berikutnya yang harus Anda lakukan adalah melakukan factory reset (reset pabrik). Hal ini dapat dilakukan dengan masuk ke menu Setting > Back up and reset > lalu pilih Factory Data Reset.

Anda harus mengetahui bahwa langkah ini akan menghapus semua data pada ponsel Anda. Oleh karena itu Anda harus membackup data terlebih dulu jika ada data penting yang perlu diselamatkan.

Sumber:
http://tekno.liputan6.com/read/2083437/cara-ampuh-membersihkan-data-pada-perangkat-android  diakses hari Jum'at, 1 Agustus 2014, 22:58 WIB.
READ MORE

Cara melakukan Printscreen di Macbook

Posted by Nicki Hermanto Putro On Thursday, 12 June 2014 0 komentar
Cara melakukan Printscreen di Macbook / Mac OS X

Pernahkan anda melihat tombol Printscreen pada macbook keyboard?? Saya yakin anda berbohong bila mengatakan pernah.

Tombol prinscreen TIDAK ADA di keyboard MACBOOK.

Jika tombol prinscreen tidak ada lalu bagaimana cara untuk melakukan prinscreen di macbook?? Apakah anda berfikir founding fathernya mac, Steve Jobs lupa mengenai Printscreen? Haha :D

Tentu saja PRINTSCREEN DAPAT dilakukan di Macbook / Mac OS X, Ada beberapa cara untuk melakukan prinscreen / Cetak layar di macbook yaitu diantaranya:

Dengan menggunakan aplikasi yang bernama GRAB

GRAB merupakan aplikasi besutan Apple yang memungkinkan untuk melakukan Screen Capture  pada layar Macbook,  program ini dapat mengambil gambar seluruh layar, Gambar jendela aplikasi yang aktif, bahkan dapat pula mengambil sesuai keinginan anda.

Anda dapat menemukannya di APPLICATION / UTILITIES / GRAB

Tetapi ada beberapa kekurangan dalam menggunakan aplikasi ini yaitu anda membutuhkan memory lebih untuk menjalankannya, kemudian anda akan kesulitan jika ingin mengambil gambar dari menu-menu yang hidden/tersembunyi dari suatu aplikasi jika ingin membuat tutorial atau semacamnya.

Menggunakan SHORTCUT atau kombinasi beberapa tombol keyboard

Saya merekomendasikan anda untuk menggunakan jalan ini. Selain mudah, cara ini tergolong cara yang paling efektif dan juga paling mudah untuk melakukan printscreen di macbook / Mac OS X.

Anda hanya perlu latihan menekan 3 buah tombol secara bersamaan. Saya yakin anda sudah mahir dan mampu melakukan ini, ya kan??

Cara melakukan printscreen dengan Shortcut adalah:

 Mengambil gambar SELURUH LAYAR


 Tekan : cmd + Shift + 3 dan lepaskan bersamaan.

Setelah melakukan ini anda akan melihat sebuah gambar di desktop yang bernama PICTURE 1, itulah hasil printscreen anda.

Mengambil gambar layar Sebesar keinginan anda


Tekan : cmd + shift + 4 dan lepaskan
Selanjutnya anda akan melihat korsur berubah menjadi tanda +

Selanjutnya gunakan mouse untuk menyeleksi dan menentukan besar area di layar yang ingin anda capture.
Hasil capture juga akan terlihat di desktop.

Mengambil Gambar dari sebuah Jendela Aplikasi di layar


Tekan : cmd + shift + 4 dan lepaskan bersamaan kemudian tekan SPACE.
Selanjutnya anda akan melihat korsur berubah menjadi tanda CAMERA

Selanjutnya anda tinggal mengarahkan korsur camera tersebut ke window atau jendela yang ingin anda capture / ambil.
Hasil capture juga akan terlihat di desktop.

Bagi yang memiliki sistem operasi (OS) Windows di Mac dapat menggunakan fungsi: shift + fn + F11

Itulah cara untuk mengambil gambar dari desktop menggunakan Printscreen di Macbook atau Mac OS X, Semoga tutorial ini dapat bermanfaat bagi agan-agan semua yang setia membaca artikel ini.
READ MORE

Cara Mengembalikan Tampilan Layar Desktop yang Terbalik

Posted by Nicki Hermanto Putro On 0 komentar
Pernahkah anda mengalami hal ‘aneh’ pada layar desktop komputer anda terbalik 180 derajat atau 90 derajat ?


Mungkin tidak disengaja saat anda bekerja karena salah ketik, dan juga bisa terjadi saat anda memainkan game, layar desktop anda tiba-tiba berubah, tidak perlu panik, anda bahkan bisa memutarnya sesuka anda (bukan display komputernya yang diputer manual) hanya dengan beberapa kombinasi tombol. Atau bahkan anda bisa mengerjai (usil) komputer teman anda, baik di lab maupun di rumah, apalagi sama gadis incaran yang agak gaptek, anda bisa memanfaatkan momen ini sebagai pahlawan kesiangan, (tetapi saya tidak recomendasi kan loh). ^v^

Langkahnya sebagai berikut :
Tekan Ctrl + Alt + Tanda Panah (Arrow) atas/bawah/kanan/kiri (pilih sesuka anda).
READ MORE

Mengatasi Error Excell : Print titles must be contiguous and complete rows or columns

Posted by Nicki Hermanto Putro On 4 komentar
Halo sobat nickizoner, apa kabarnya? Kali ini saya membagi tips pada Microsoft Excell, ketika kita click Print preview atau print muncul pesan :
"Print titles must be contiguous and complete rows or columns"

Solusi:

  1. Di excel 2007 Pilih Page Layout - > Print Titles -> Tap Sheet : lihat pada Cell errors as : Pilih blank -> ok.
  2. Di Excel 2003  pilih menu File -> Page Setup -> Pilih Tab Sheet : lihat pada Cell errors as : Pilih blank -> ok.



Demikian share kali ini, semoga bermanfaat. 
READ MORE

Mengenal 7 OSI Layer dalam Jaringan

Posted by Nicki Hermanto Putro On Tuesday, 20 May 2014 0 komentar
Pengantar Model Open Systems Interconnection (OSI)

Apakah sobat blogger pernah mendengar OSI Layer? Bagi yang pernah mengambil jurusan komputer atau Sistem Informasi atau Teknik Informatika pasti pernah belajar, namun bagi yang kuliahnya jurusan lain mungkin terasa asing. Mari kita sama-sama mengenal tentang OSI Layer yang berhubungan dengan jaringan komputer.

Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.

Model Layer OSI

Terdapat 7 layer (lapisan) pada model OSI. Setiap layer bertanggungjawab secara khusus pada proses komunikasi data. Misal, satu layer bertanggungjawab untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses transfer data berlangsung.

Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.


“Open” dalam OSI
“Open” dalam OSI adalah untuk menyatakan model jaringan yang melakukan interkoneksi tanpa memandang perangkat keras/ “hardware” yang digunakan, sepanjang software komunikasi sesuai dengan standard. Hal ini secara tidak langsung menimbulkan “modularity” (dapat dibongkar pasang).


Modularity

“Modularity” mengacu pada pertukaran protokol di level tertentu tanpa mempengaruhi atau merusak hubungan atau fungsi dari level lainnya.
Dalam sebuah layer, protokol saling dipertukarkan, dan memungkinkan komunikasi terus berlangsung. Pertukaran ini berlangsung didasarkan pada perangkat keras “hardware” dari vendor yang berbeda dan bermacam-macam alasan atau keinginan yang berbeda.

Modularity
Seperti contoh Jasa Antar/Kurir. “Modularity” pada level transportasi menyatakan bahwa tidak penting, bagaimana cara paket sampai ke pesawat.

Paket untuk sampai di pesawat, dapat dikirim melalui truk atau kapal. Masing-masing cara tersebut, pengirim tetap mengirimkan dan berharap paket tersebut sampai di Padang. Pesawat terbang membawa paket ke Padang tanpa memperhatikan bagaimana paket tersebut sampai di pesawat itu.

7 Layer OSI

Model OSI terdiri dari 7 layer :

    Application
    Presentation
    Session
    Transport
    Network
    Data Link
    Physical

Apa yang dilakukan oleh 7 layer OSI ?


Ketika data ditransfer melalui jaringan, sebelumnya data tersebut harus melewati ke-tujuh layer dari satu terminal, mulai dari layer aplikasi sampai physical layer, kemudian di sisi penerima, data tersebut melewati layer physical sampai aplikasi. Pada saat data melewati satu layer dari sisi pengirim, maka akan ditambahkan satu “header” sedangkan pada sisi penerima “header” dicopot sesuai dengan layernya.

Model OSI

Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protoklol jaringan dan metode transmisi.

Model dibagi menjadi 7 layer, dengan karakteristik dan fungsinya masing-masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun di bawahnya secara langsung melalui serentetan protokol dan standard.

Model OSI
1. Application Layer: Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya.

2. Presentation Layer: Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan diformat untuk transfer data. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen, .gif dan JPG untuk gambar. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi.

3. Session Layer: Menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur koneksi,- bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain. Koneksi di layer ini disebut “session”.

4. Transport Layer: Bertanggung jawab membagi data menjadi segmen, menjaga koneksi logika “end-to-end” antar terminal, dan menyediakan penanganan error (error handling).

5. Network Layer: Bertanggung jawab menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafik di jaringan. Data pada layer ini berbentuk paket.

6. Data Link Layer: Menyediakan link untuk data, memaketkannya menjadi frame yang berhubungan dengan “hardware” kemudian diangkut melalui media. komunikasinya dengan kartu jaringan, mengatur komunikasi layer physical antara sistem koneksi dan penanganan error.

7. Physical Layer: Bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem.

Sumber:
http://dedenthea.wordpress.com/2007/11/13/apa-itu-7-layer-osi-dalam-jaringan/   diakses hari Selasa, 20 Mei 2014, 10:01.



READ MORE

Mengenal Microsoft Windows

Posted by Nicki Hermanto Putro On Sunday, 13 April 2014 0 komentar
Microsoft Windows atau yang lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah keluarga sistem operasi. yang dikembangkan oleh Microsoft yang didirikan oleh Bill Gates dan Paul Allen pada tahun 1975, dengan menggunakan antarmuka pengguna grafis.

Sistem operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0 pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November tahun 1985, yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak 16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS (dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa adanya sistem operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang dan dapat menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.

Sejarah Singkat Windows

Dimulai dari DosShell for DOS 6 buatan Microsoft dan inginnya Microsoft bersaing terhadap larisnya penjualan Apple Macintosh yang menggunakan GUI, Microsoft menciptakan Windows 1.0. Nama ini berasal dari kelatahan karyawan Microsoft yang menyebut nama aplikasi tersebut sebagai Program Windows (Jendela Program). Windows versi 2 adalah versi Windows pertama yang bisa diinstal program. Satu-satunya program yang bisa ditambahkan adalah Microsoft Word versi 1. Windows versi 3 menjanjikan aplikasi tambahan yang lebih banyak, kelengkapan penggunaan, kecantikan user interface atau antarmuka dan mudahnya konfigurasi. Windows versi 3.1 adalah versi Windows yang bisa mengoptimalisasi penggunaannya pada prosesor 32-bit Intel 80386 ke atas. Windows versi 3.11 adalah versi Windows terakhir sebelum era Start Menu. Windows 3.11 pun adalah versi Windows pertama yang mendukung networking/jaringan. Versi Hibrida dapat dijalankan tanpa MS-DOS. Versi Hibrida tersebut menginstalasi dirinya sendiri dengan DOS 7. Tidak seperti Windows versi 16-bit yang merupakan shell yang harus diinstalasi melalui DOS terlebih dahulu. Aplikasinya pun berbeda. Meskipun Windows 9X dapat menjalankan aplikasi Windows 16-bit, namun Windows 9X memiliki grade aplikasi sendiri - X86-32, Windows 9X sangat terkenal dengan BSOD (Blue Screen of Death).

Versi-versi Windows

16-bit, berjalan di atas MS-DOS
1985 November - Windows 1.0
1987 9 Desember - Windows 2.0
1990 22 Mei - Windows 3.0
1992 Agustus - Windows 3.1
1992 Oktober - Windows for Workgroups 3.1
1993 Agustus - Windows NT 3.1
1993 November - Windows for Workgroups 3.11 (Versi terakhir tanpa Menu Mulai)
Hibrida (16-bit/32-bit), berjalan tanpa MS-DOS (meski tidak sepenuhnya)
1994 September - Windows NT 3.5
1995 24 Agustus - Windows 95 (Versi: 4.00.950) (Versi pertama dengan Menu Mulai)
1995 Juni - Windows NT 3.51
1996 29 Juli - Windows NT 4.0
1998 25 Juni - Windows 98 (Versi: 4.1.1998)
1999 5 Mei - Windows 98 Second Edition (Versi: 4.1.2222)
2000 17 Februari - Windows 2000 (Versi: NT 5.0.2195)
2000 19 Juni - Windows Millennium Edition (Me) (Versi: 4.9.3000)
Berbasis kernel Windows NT
2001 - Windows XP (Versi: NT 5.1.2600)
2003 - Windows Server 2003 (Versi: NT 5.2.3790)
2006 - Windows Vista (Versi 6.0 Build 6000)
2007 - Windows Home Server (Versi 6.0.1800.24)
2008 - Windows Server 2008 (Versi 6.0)
2009 22 Oktober - Windows 7 (Versi 6.1 Build 7600) (Versi terakhir dengan Menu Mulai)
2009 22 Oktober - Windows Server 2008 R2 (Versi 6.1)
2012 4 September - Windows Server 2012 (Versi 6.2 Build 9200)
2012 26 Oktober - Windows 8 (Versi 6.2 Build 9200) (Versi pertama dengan Layar Mulai)
2013 18 Oktober - Windows 8.1 (Versi 6.3 Build 9600) (Versi pertama dengan Tombol Mulai yang dimodifikasi)
2013 18 Oktober - Windows Server 2012 R2 (Versi 6.3 Build 9600)

Akan rilis
2015 - Windows Threshold, sedang dikembangkan Microsoft

Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Windows   diakses hari Minggu, 13 April 2014, 09:35 WIB.
READ MORE

Pengantar Macintosh

Posted by Nicki Hermanto Putro On 0 komentar
Macintosh Operating System (MAC OS) merupakan system operasi komputer yang dibuat oleh Apple. Apple yang sebelumnya bernama Apple Computer Inc. adalah sebuah perusahaan Silicon Valley berbasis di Cupertino, California, yang bergerak dalam bidang teknologi komputer. Mac OS merupakan sistem pengoperasian pertama yang menggunakan antarmuka pengguna grafis (GUI). Sistem operasi sebelumnya adalah Mac OS X versi 10.4 (Tiger). Kemudian oktober 2007 diluncurkan versi 10.5 (Leopard).

     Apple pertama didirikan pada tanggal 1 april tahun 1976 oleh steve Jobs, Steve Wozniak, dan salah seorang Insyur Atari yang bernama Ronald Wayne. Pada tahun 1975, dia bekerja di Hewlett-Packard dan membantu temannya Steve Jobs mendisain video game untuk Atari. Pada saat itu, Wozniak telah membeli computer time pada bermacam jenis minicomputer yang di-host oleh Call Computer, sebuah perusahaan timesharing. Produk pertama perusahaan Apple ini diberi nama Apple I diciptakan oleh Steve wozniak.
Kemudian dengan pendapatan dari penjualan Apple I, dia bisa memulai produksi komputer yang lebih canggih, Apple II diperkenalkan kepada publik pada West Coast Computer Faire pada bulan April 1977.
     Perbedaan utama dengan Apple I adalah tampilan TV yang didesign total, di mana tampilan disimpan di memori. Dengan cara ini, monitornya tidak hanya bisa menampilkan teks, namun Apple II bisa menampilkan gambar, dan pada akhirnya, warna. Dengan dana dan design casing yang baru, Apple II dilepas pada tahun 1977 dan menjadi komputer yang biasanya diasosiasikan dengan munculnya pasar PC. Jutaan unit terjual sampai tahun 1980an.yang termasuk kedalam tipe Apple II adalah Apple II+, IIE, IIC, IIC+, IIE Enhanced, IIE Platinum, dan terakhir 16-bit IIGS, diperkenalkan di tahun 1986.  Apple DOS Tidak Lama setelah Apple II diluncurkan, pada bulan juli 1978 meluncurkan system operasi Apple berbasis DOS pertama. ini disadari bahwa sebuah disk drive adalah sangat mendesak untuk komputer. Wozniak menciptakan suatu disain brilian untuk sebuah floppy disk drive, dan demikianlah yang dibutuhkan DOS. Apple Dos tidak diberi nama versi I namun disebut Versi 3.1 karena ini implementasi. Merupakan suatu pernbaikan perhitungan x.y Paul Laughton. setiap kali ia meng-compile kembali source program dimulai dengan x = 0, y= 1, dan setiap kali y mencapai 9, nilai x bertambah 1. Apple DOS beta telah diuji seperti Versi 3. Apple Pascal P-System dari Universitas California pada San Diego (UCSD) adalah yang sangat populer pada tahun 1970 an dan awal 80. Dua mahasiswa UCSD , MARK Allen dan Richard Gleaves mengembangkan Suatu microprosesor 6502 interpreter pada musim panas 1978,
     Kemudiannya ini menjadi basis untuk Apple II Pascal dilepaskan pada tahun 1979. Apple CP/M di tahun 1980 Microsoft memperkenalkan suatu co-processor circuit board dengan nama Softcard. Softcard memungkinkan Apple II untuk menjalankan program Z-80 berbasis pada sistem operasi CP/M yang mempunyai sebuah software program perpustakaan, seperti dBase dan Wordstar. Selain dari Microsoft Ada kartu coprocessor lain seperti seperti Motorola 6809, kedua-duanya untuk Z-80. Apple SOS Apple III diperkenalkan pada tahun 1980 sebagai komputer untuk para pebisnis. System operasi baru ini diberi nama SOS (sophisticated operating system).
Apple ProDOS direales pertama dengan versi 1.0 pada oktober 1983, sebagai pengganti untuk Apple DOS 3.3. Apple ProDOS ini merupakan peningkatan dari Apple SOS. Machintosh Apple Macintosh diluncurkan pada tahun 1984 dengan iklan televisi berjudul 1984 yang didasarkan dari novel karya George Orwell yang juga diberi nama 1984 .
    Apple juga membuahkan konsep pewarta Apple (Apple evangelist) yang dipelopori oleh karyawan Apple bernama Guy Kawasaki. Apple mencoba memperkenalkan sebuah komputer portabel yang lebih populer, PowerBook, di awal dekade 1990. Generasi pertama produk ini dirancang bersama Sony dan memberikan layout untuk komputer portabel yang masih dipakai sampai saat ini engsel belakang untuk mendukung layar, keyboard yang diletakkan menjorok ke belakang dan trackball (yang kemudian menjadi trackpad) diposisikan di depan keyboard tersebut Di tahun 1994, Apple memperbarui produk Macintosh mereka dengan mengenalkan seri Power Macintosh, yang menggunakan prosesor Power PC hasil kerjasama IBM, Motorola dan Apple. Prosesor ini menggunakan arsitektur RISC.
     Sistem operasi Milik Apple disesuaikan agar piranti lunak yang dikembangkan untuk prosesor yang lebih tua bisa berjalan dengan seri prosesor Power PC. Di tahun 2001, Apple memperkenalkan Mac OS X, sebuah sistem operasi yang didasarkan dari NeXTstep yang menggabungkan stabilitas, kehandalan dan keamanan yang dimiliki UNIX. Mac OS X server juga dirilis pada tahun 2001.

Rilis terakhir Mac OS diumumkan pada World Wide Developer Conference (WWDC) 2013 di San Fransico dengan kode Mavericks dengan versi 10.9

Tahapan-tahapan OS X:

Mac OS X Server 1.0 kode: "Rhapsody", dirilis: Maret 1999.
Mac OS X Public Beta kode: "Kodiak", dirilis: September 2000.
Mac OS X 10.0 (pemutakhiran 10.0.1-10.0.2-10.0.3-10.0.4) kode: "Cheetah", dirilis: Maret 2001.
Mac OS X 10.1 (pemutakhiran 10.1.1-10.1.2-10.1.3-10.1.4-10.1.5) kode: "Puma", dirilis: Oktober 2001.
Mac OS X Server 10.1 (pemutakhiran 10.1.1-10.1.2-10.1.3-10.1.4-10.1.5) kode: "Puma", dirilis: November 2001.
Mac OS X 10.2 (pemutakhiran 10.2.1-10.2.2-10.2.3-10.2.4-10.2.5-10.2.6-10.2.7-10.2.8) kode: "Jaguar", dirilis: Agustus 2002.
Mac OS X Server 10.2 (pemutakhiran 10.2.1-10.2.2-10.2.3-10.2.4-10.2.5-10.2.6-10.2.7-10.2.8), dirilis Agustus 2002.
Mac OS X 10.3 (pemutakhiran 10.3.1-10.3.2-10.3.3-10.3.4-10.3.5-10.3.6-10.3.7-10.3.8-10.3.9) kode: "Panther", dirilis Oktober 2003.
Mac OS X Server 10.3 (pemutakhiran 10.3.1-10.3.2-10.3.3-10.3.4-10.3.5-10.3.6-10.3.7-10.3.8-10.3.9), dirilis Oktober 2003.
Mac OS X 10.4 (pemutakhiran 10.4.1-10.4.2-10.4.3-10.4.4-10.4.5) kode: "Tiger", dirilis: April 2005.
Mac OS X Server 10.4 (pemutakhiran 10.4.1-10.4.2-10.4.3-10.4.4-10.4.5) dirilis: April 2005.
Mac OS X 10.5 (pemutakhiran 10.5.1-10.5.2-10.5.3-10.5.4) kode: "Leopard", dirilis: Oktober 2007
Mac OS X 10.6 (kode: "Snow Leopard"; Juni 2009)
Mac OS X 10.7 (kode: "Lion"; Juli 2011)
Mac OS X 10.8 (kode: "Mountain Lion")
Mac OS X 10.9 (pemutakhiran 10.9.1-10.9.2) terakhir dirilis 7 Maret 2014, kode: "Mavericks"


Kelebihan Macintosh.
    Apple memang jelas lebih maju karena hardware dan sistem operasi yang berasal dari produsen yang sama. Dalam versi awal-awalnya, MacOS telah memiliki fungsi yang setara dengan Windows ’95, baru pihak Microsoft mengikutinya dengan dikeluarkan Windows ’95 yang menyerupai MacOS namun tidak sama. Memang perlu diakui MAC belum bisa di tembus virus dan worm.

Kelemahan Macintosh.
    Kelemahan ada pada masalah masih banyaknya software-software yang belum compatible, dan meski MAC bisa di instal di komputer rakitan berbasis INTEL sama AMD itu pun belum maksimal (hardware minim support) kecuali pakai hardware-hardware yang keluaran baru-baru ini, karena MAC hanya dirancang untuk komputer branded-nya MAC (apple) sendiri dengan prosesornya G3. Kelemahan kelemahan MacOS :
Dibandingkan dengan BeOS nampaknya MacOS tertinggal jauh. Sehingga sepertinya cocok untuk standar bagi graphic designer.
Secara teknis, MacOS tertinggal dengan sistem operasi yang lainnya. Karena hanya pihak MacOs saja yang mengembangkannya.
Kurang cocok untuk aplikasi server dan game. Kurang baik untuk dijadikan server dan belum banyak game bagus seperti game-game windows yang dibuat untuk mac.

Sumber:
http://dedeasa.blogspot.com/p/mac-os-machintoshoperating-system-mac.html   diakses hari Minggu, 13 April 2014, 09:09 WIB.
READ MORE